Puisi: Maaf dan Penghakiman
![]() |
| Puisi: Maaf dan Penghakiman. |
Maaf... bila sayatan luka telah kutanam dalam tubuhmu
Maaf... bila egoku membelenggu jiwamu
Maaf, jika kecewa sering kuhidangkan padamu
Maaf, jika bodohku membunuhmu
Maaf, bila kebodohanku layak dihakimi
Maaf, jika kesempatan itu tak layak aku dapatkan
Tapi... bolehkah aku bertanya satu pertanyaan?
Mengapa, penghakiman diizinkan untuk datang, sebelum masa percobaan?
Jika tidak ada jawaban atas rasaku
Maka, memanusiakan manusia hanyalah simbolisme palsu
Untaian kata maaf adalah penjara bisu
Jangan paksa aku untuk tenggelam dalam rasa beku
Rasa yang tak menemukan tujuan
Meski sudah terluap dalam pendengaran
Namun, tak terdengar lagi menawan
Keindahannya tertutup kutukan mata penghakiman
Penulis: Shopyan Hadi

Posting Komentar untuk "Puisi: Maaf dan Penghakiman"